Review perkuliahan Manajemen Pemasaran pertemuan keempat, pada Selasa, 10 Maret 2015 di ruang 306 gedung Daksinapati Fakultas Ilmu Pendidikan. Bapak Amril Muhammad, S.E., M.Pd selaku Dosen mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan, menjelaskan beberapa materi, diantaranya sebagai berikut
Marketing Environment
Lingkungan pemasaran adalah pemeran dan kekuatan diluar pemasaran yang mmengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan sukses transaksi dengan target pelanggan.
Lingkungan pemasaran terbagi menjadi dua, yaitu Microenvironment (Lingkungan Internal) dan Macroenvironment (Lingkungan Eksternal)
1. Microenvironment (Lingkungan Internal)
Kekuatan dekat dengan perusahaan yang memengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggan sasarannya. Lingkungan Internal pemasaran terdiri dari: Perusahaan itu sendiri, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan masyarakat.
Kekuatan dekat dengan perusahaan yang memengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggan sasarannya. Lingkungan Internal pemasaran terdiri dari: Perusahaan itu sendiri, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan masyarakat.
Artinya, Manajemen pemasaran bertugas untuk menarik dan membangun hubungan dekat dengan pelanggan dengan menciptakan nilai dan kepuasan pelanggan.Namun, manajer pemasaran tidak bisa menyelesaikan tugas ini sendirian. Keberhasilan mereka tergantung pada faktor-faktor lingkungan internal.
a. The Company (Perusahaan)
- Top management (kepala pimpinan)
- Finance (kemampuan keuangan)
- Riset and Development (penelitian dan pengembangan)
- Purchasing (pembelian)
- Manufacturing (pabrik)
- Accounting (pembukuan/pencatatan keuangan)
Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa.
- Watch supply availability (melihat ketersediaan pasokan)
- Monitor the price trend of their key inputs (memantau tren harga masukan utama mereka)
c. Marketing Intermediaries (Perantara Pemasaran)
- perusahaan yang membantu perusahaan untuk mempromosikan, menjual dan mendistribusikan barang ke pembeli akhir.
- mereka termasuk reseller, perusahaan distribusi fisik, agen jasa pemasaran, dan perantara keuangan.
- Costumer markets (pasar konsumen) Contoh: individu dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi.
- Business markets (pasar bisnis) Konsumen membeli dengan suatu merek tertentu, lalu dijual kembali dengan merek yang sama.
- Reseller markets (pasar reseller) Konsumen membeli dengan suatu merek tertentu, lalu menjualnya lagi dengan mengganti merek menjadi merek baru.
- Government markets (pasar pemerintah)
- International markets (pasar internasional)
- Financial publics (masyarakat keuangan)
- Media publics (masyarakat media)
- Government publics (masyarakat pemerintah)
- Citizen-action publics (tindakan masyarakat warga Negara)
- Local publics (masyarakat lokal)
- General publics (masyarakat umum)
- Internal publics (masyarakat internal)
2. Macroenvirontment (Lingkungan Eksternal)
Lingkungan eksternal pemasaran yaitu factor-faktor yang tidak bisa dikendalikan oleh perusahaan. Lingkungan eksternal pemasaran terdiri dari:\
a. Demographic Environment (ingkungan Kependudukan)
- Size (jumlah populasi)
- Density
- Location
- Age (usia)
- Gender (jenis kelamin)
- Race (ras)
- Occupation (pekerjaan)
- Other statistic (data lainnya)
- Buyer Power (kekuatan pembeli)
- Spending Pattern (pola belanja)
- Shortage of raw materials (kekurangan bahan baku)
- Increased cost of energy (peningkatan biaya energy)
- Increased pollution (meningkatkan polusi)
- Government intervention in natural resources management (pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam)
- New Technologies (teknologi baru)
- Creating New Product (menciptakan produk baru)
- Market Opportunities (peluang pasar)
- Fast Space of Technological Change (kecepatan perubahan teknologi)
- High R&D Budgets (tingginya anggaran penelitian dan pengembangan)
- Concentration on Minor Improvement (konsentrasi pada perbaikan kecil)
- Increased Regulation (peningkatan regulasi)
- Laws (hukum)
- Government Agencies (instansi pemerintah)
- Pressure Group (kelompok penekan)
- Legislation Regulating Bussiness (undang-undang yang mengatur bisnis)
- Changing Government (mengubah pemerintah)
- Persistence of Cultural Values (ketekunan nilai-nilai budaya)
- Shifts in Secondary Cultural Values (pergeseran nilai-nilai budaya sekunder)
- Peoples Views of Themselves (masyarakat dilihat dari diri mereka sendiri)
- Peoples Views of Others (masyarakat dilihat dari pandangan orang lain)
- Peoples Views of Organizations (masyarakat dilihat dari pandangan organisasi)
- Peoples Views of Society (masyarakat dilihat dari pandangan masyarakat)
- Peoples Views of Nature (masyarakat dilihat dari pandangan alam)
- Peoples Views of Universe (masyarakat dilihat dari pandangan alam semesta)

0 komentar:
Posting Komentar